Logo UIN
DEWAN EKSEKUTIF MAHASISWA
Fakultas Ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Keilmuan

Departemen Keilmuan adalah bagian yang berperan dalam mengembangkan kemampuan akademik, intelektual, dan profesionalitas Mahasiswa FIKES. Departemen ini bertugas menyelenggarakan kegiatan edukatif seperti pelatihan, seminar, dan diskusi ilmiah guna menumbuhkan budaya berpikir kritis dan inovatif.

Program Kerja Terlaksana

PBak

Jangan Anggap Remeh! Kenali dan Cegah Leptospirosis Sejak Dini

Leptospirosis merupakan penyakit zoonosis yang disebabkan oleh bakteri Leptospira dan ditularkan melalui urin hewan terinfeksi, terutama tikus. Penyakit ini sering muncul saat musim hujan dan menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat. Indonesia bahkan menempati peringkat tinggi secara global dalam angka kematian akibat leptospirosis, sehingga kewaspadaan terhadap penyakit ini sangat diperlukan, terutama di daerah perkotaan dan wilayah dengan sanitasi lingkungan yang kurang baik.

Selengkapnya
PBak

Mengenal Skabies, Penyakit Kulit Menular yang Perlu Diwaspadai

Skabies atau yang sering dikenal sebagai kudis merupakan penyakit kulit menular yang disebabkan oleh infestasi tungau Sarcoptes scabiei. Penyakit ini masih banyak ditemukan di masyarakat, terutama pada lingkungan dengan kepadatan hunian tinggi dan kebersihan yang kurang terjaga, seperti asrama atau pesantren. Data menunjukkan bahwa prevalensi skabies di Indonesia masih cukup tinggi, dipengaruhi oleh keterbatasan akses air bersih, perilaku kebersihan diri yang kurang baik, serta seringnya kontak fisik antarindividu. ...

Selengkapnya
PBak

Melawan Resistensi Bakteri: Tantangan Besar Kesehatan Publik Indonesia

Resistensi bakteri terhadap antibiotik telah menjadi ancaman nyata bagi kesehatan publik di Indonesia. Fenomena ini terjadi ketika bakteri tidak lagi responsif terhadap antibiotik akibat perubahan genetik yang dipicu oleh penggunaan obat yang tidak tepat. Dampaknya, infeksi yang sebelumnya mudah diatasi kini menjadi lebih sulit disembuhkan, membutuhkan terapi yang lebih kompleks, mahal, dan berisiko. Kondisi ini diperburuk oleh rendahnya pemahaman masyarakat tentang penggunaan antibiotik yang rasional serta lemahnya pengawasan distribusi obat.

Selengkapnya
PBak

“DBD Melejit Secara Nasional, Tangsel Masuk Radar—Saatnya Gerak Cepat!"

Demam Berdarah Dengue (DBD) tetap menjadi ancaman kesehatan di Indonesia, terutama di wilayah tropis seperti Tangerang Selatan yang mengalami peningkatan kasus akibat mobilitas penduduk, perubahan iklim, serta lingkungan yang mendukung perkembangbiakan nyamuk Aedes. Lonjakan kasus nasional dan tingginya angka kejadian di Tangsel menunjukkan perlunya kewaspadaan dan tindakan pencegahan yang lebih optimal. Faktor suhu, kelembapan, dan curah hujan berperan besar dalam meningkatkan risiko penularan. Gejala DBD dapat berupa demam tinggi, nyeri tubuh, mual, hingga perdarahan ringan. Untuk menekan penyebaran, masyarakat dihimbau menerapkan program 3M Plus dan menjaga kebersihan lingkungan serta diri sebagai langkah utama pencegahan.

Selengkapnya
PBak

Membangun Tulang Kuat Sejak Dini: Pencegahan Osteoporosis pada Remaja melalui Gaya Hidup Sehat

Osteoporosis, yang sering dianggap penyakit lansia, ternyata dapat mulai mengintai sejak remaja tanpa disadari dan berujung pada patah tulang di kemudian hari. Masa remaja merupakan fase krusial untuk membentuk kepadatan tulang maksimal yang menjadi “tabungan” bagi masa tua. Sekitar 90% massa tulang terbentuk hingga usia 18 tahun, sehingga pola hidup sehat pada periode ini sangat menentukan kekuatan tulang di masa depan. ...

Selengkapnya
PBak

Kasus Cacingan Meningkat, BPOM Peringatkan Bahaya Minum Obat Tanpa Resep

Halo Sobat Fikes! Belakangan ini, masyarakat Indonesia dihebohkan oleh kasus tragis seorang balita di Sukabumi, Jawa Barat, yang meninggal dunia dengan tubuhnya yang dipenuhi cacing. Meski Kementerian Kesehatan menyampaikan bahwa kemungkinan penyebab kematian bisa juga karena meningitis tuberkulosis atau infeksi berat lainnya, kasus ini tetap menjadi perhatian serius. Selain itu, pada bulan April lalu, ditemukan cacing hidup sepanjang 35 cm di usus seorang anak berusia 3 tahun asal Madura. Cacing Ascaris lumbricoides, atau yang dikenal sebagai cacing gelang, ditemukan setelah dokter di RSUD dr. Soebandi Jember melakukan operasi penghentian. Kejadian-kejadian ini mengingatkan kita bahwa infeksi cacing masih menjadi ancaman nyata, bahkan di daerah yang tergolong maju dan tidak terpencil. ...

Selengkapnya
PBak

Green Campus: Mewujudkan Lingkungan Sehat di FIKES

Menjaga kebersihan merupakan fondasi penting dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan pribadi maupun tempat aktivitas bersama, seperti kampus. Lingkungan kampus yang bersih bukan hanya memberikan kenyamanan, tetapi berperan besar dalam menunjang kesehatan, produktivitas, dan kualitas pembelajaran bagi sivitas akademika. Berbagai studi membuktikan, lingkungan yang tertata rapi dan sehat mampu meningkatkan prestasi akademik sekaligus menurunkan tingkat stres serta mendukung kesehatan mental mahasiswa. ...

Selengkapnya
PBak

Waspadai Hipertensi di Usia Muda: Mahasiswa Juga Rentan!

Selama ini hipertensi sering diidentikkan dengan orang tua. Namun, gaya hidup modern membuat mahasiswa kini juga rentan mengalami tekanan darah tinggi. Kurang tidur, konsumsi makanan cepat saji, stres akademik, serta minimnya aktivitas fisik menjadi pemicu utama. ...

Selengkapnya
PBak

Varian Baru COVID-19 Nimbus: Waspada, Tapi Jangan Panik!

Hai, Sobat Fikes! Tahukah kamu bahwa saat ini dunia tengah menghadapi varian baru COVID-19 bernama Nimbus (NB.1.8.1)? Varian ini merupakan turunan dari Omicron dan pertama kali terdeteksi di Amerika Serikat pada Maret 2025. Ciri khasnya adalah penyebaran yang sangat cepat serta kemampuannya menghindari antibodi dan vaksin sebelumnya. ...

Selengkapnya